Sehinggadiperlukan lagi audit ulang laporan keuangan per 31 Desember 2001 dan laporan keuangan per 30 Juni 2002 yang nantinya akan dipublikasikan kepada publik. Setelah hasil audit selesai dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta & Mustafa, akan segera dilaporkan ke Bapepam.
padalaporan keuangan perusahaan yang sudah di audit oleh auditor independen. Dengan adanya permintaan penyajian kembalilaporan keuangan olehregulator,hal tersebutsecara tidak langsung menunjukkan bahwa auditor independen tidak mampu menemukan adanya kesalahan dalam laporan keuangan perusahaan. Sehingga untuk laporan keuangan tahun
tahunanyang diaudit akuntan publik. Sebagai contoh, laporan tahunan ke Badan Pengembangan pasar Modal (Bapepam) harus dibuat oleh setiap perusahaan yang telah go public, dalam laporan tahunan tersebut harus disertakan pula laporan keuangan tahunan yang telah diaudit.
Hasildari laporan keuangan yang diaudit oleh auditor e. Rasional pencatatan pelaporan audit Jawaban : A 23. Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam penampilan yaitu : A. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya
Faktaitu didasarkan laporan keuangan PT Adam Air yang diaudit akuntan publik pada tahun buku 2006. Masalah-masalah kecurangan tersebut mulai tercium ketika terjadi beberapa kecelakaan yang sering menimpa Adam Air, antara lain pada tanggal 11 Februari 2006, 1 Januari 2007, 21 Februari 2007, dan 10 Maret 2008.
Untukmempertanggungjawabkan kinerja perusahaan kepada stakeholder maka laporan keuangan perlu diaudit oleh akuntan publik atau auditor. Bahkan untuk perusahaan yang go public, audit laporan keuangan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh perusahaan. Adapun hasil dari audit yakni berupa opini dari auditor atas laporan keuangan yang diperiksa.
Opiniaudit adalah pendapat yang diberikan oleh akuntan publik atau auditor atas proses audit yang telah dilakukannya pada instansi tertentu. Dalam hal ini auditor akan melakukan penilaian atas laporan keuangan yang disajikan dan kemudian memberikan pendapatnya tentang kualitas dari perusahaan yang diaudit. Adapun contoh dari opini
BerdasarkanSiaran Pers Badan Pengawas Pasar modal (2002), pada hasil audit tanggal 31 Desember 2001, laporan keuangan PT Kimia Farma diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Hans Tuanakotta dan Mustofa (HTM) yang diwakilkan oleh Sdr. Ludovicus Sensi W. selaku partner dari HTM. Dari hasil audit untuk periode 31 Desember 2001 tersebut disajikan
NfF4QM1.