J. Perbedaan trafo step up dan step down - Trafo merupakan perangkat listrik yang dapat mentransfer listrik AC dari satu rangkaian ke rangkaian lain pada frekuensi yang sama, namun level tegangan akan berubah. Untuk alasan efisiensi, listrik ditransmisikan pada tegangan tinggi. Kemudian tegangan tersebut akan diturunkan menjadi Sebaliknyaapabila tegangan terminal output lebih kecil daripada tegangan yang diubah, trafo yang digunakan berfungsi sebagai penurun tegangan. Dengan demikian, transformator (trafo) dibedakan menjadi dua, yaitu trafo step up dan trafo step down. Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan. Fungsitrafo step up ini adalah untuk menaikkan tegangan. Selain itu, fungsi trafo ini juga dapat digunakan dalam proses penaikan tegangan AC. Trafo Step Down Jenis trafo step down ini mudah kamu temukan di toko-toko alat elektronik. Sebut saja, trafo 1A, 2A, 3A, 5A dan lain sebagainya. Kebalikan dari trafo step up, fungsi trafo step down Tujuanmenaikkan tegangan ialah untuk memperkecil kerugian daya listrik pada selalu digunakan tegangan setinggi mungkin, dengan menggunakan trafo-trafo step-up. Nilai tegangan yang sangat tinggi Saya mau tanya,bedanya sistem tenaga listrik sama sistem pendistribusian tenaga listrik apa ya? makasih. Unknown berkomentar: 2/2/17 15:52 Jawab. Perbedaantransformator step up dan step down. Sebenarnya secara fisik tidak ada perbedaan mencolok antara trafo step up dan trafo step down, karena bentuknya yang hampir sama. Gambar Trafo Step Up Dan Step Down retorika Trafo step up dan step down jenis isolasi. Ciri trafo step up dan step down. Rumus lain yang digunakan pada CiriCiri Trafo Step Up – www.mxbids.com. ɳ = p.out/p.in x 100% atau. Vp > vs ip < is kesimpulan: Menyinggung kembali mengenai fungsi trafo step up memang membuat kita mengerti bagaimana ciri ciri trafo step up serta step down, dan seperti apa fungsi trafo step down yang patut kita ketahui sebelumnya. Download Gambar. Source: ApaTujuan Menaikkan Tegangan Listrik Dari Trafo Step Up? dan lain sebagainya. Fungsi trafo step up ini adalah untuk menaikkan tegangan. Apa Nama Alat Yg Berfungsi Menaikan Dan Menurunkan Tegangan Listrik? Trafo adalah perangkat statis yang mentransfer energi listrik dari satu rangkaian ke rangkaian lain melalui proses Secarasingkatnya, jenis trafo step down adalah transformator yang berguna untuk menurunkan tegangan listrik, yakni kebalikan dari trafo step up . Tegangan primer lebih kecil dari tegangan sekunder. step down memiliki tegangan primer sebesar 300 volt dan tegangan sekunder 100 volt.jika kuat arus pda lilitan primer sebesar Q85slky. question. trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan, dengan lilitan primer yang lebih sedikit dan lilitan sekunder lebih banyak, sedangkan trafo step down adalah trafo yang berfungsi untuk menurunkan tegangan dengan lilitan primer lebih banyak dan lilitan sekunder lebih sedikit. Manakah ciri ciri trafo step down? Tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder . Lilitan primer lebih banyak daripada lilitan sekunder . Arus primer lebih kecil daripada arus sekunder . Berapa tegangan pada trafo step up dan step down? Besar Tegangan Output Untuk beberapa keperluan bahkan trafo jenis step up ini mampu menghasilkan tegangan lebih dari 220 V. Lain halnya dengan jenis trafo step down hanya mampu menghasilkan tegangan dengan besaran antara 5V – 110V. Apa fungsi dari trafo step up? Trafo step up ini digunakan dalam rangkaian-rangkaian pembangkit tegangan pada perangkat elektronika, misalnya seperti trafo inverter monitor LCD, trafo inverter TV, dan lain sebagainya. Fungsi trafo step up ini adalah untuk menaikkan tegangan. Apakah trafo step down bisa digunakan untuk step up? Jawabannya BISA. Harap perhatikan spesifikasi daya trafo agar tetap lebih besar di atas kebutuhan daya beban daya peralatan yang digunakan. Apa fungsi step down? fungsi transformator step–down adalah menurunkan tegangan. Apa ciri ciri trafo step up? Ciri – ciri transformator step up Jumlah lilitan kumparan primer selalu lebih kecil dari jumlah lilitan kumparan sekunder Ns > Np Tegangan primer selalu lebih kecil dari tegangan sekunder Vs > Vp Kuat arus primer selalu lebih besar dari kuat arus sekunder Is < Ip Mengapa diperlukan trafo step up dan step down dalam proses transmisi arus listrik? Fungsi transformator Transformator atau trafo step up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik. Adapun, transformator atau trafo step down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik. Apa nama jenis trafo ini? Berdasarkan media atau bahan Inti yang digunakan untuk lilitan primer dan lilitan sekunder, Trafo dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu Trafo berinti Udara Air Core dan Trafo berinti Besi Iron Core. Apakah trafo step up memiliki jumlah lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer? Trafo step up memiliki jumlah lilitan sekunder yang lebih banyak daripada lilitan primer. Kita bisa melihat contoh penggunaan transformator step–up ini pada pembangkit tenaga listrik. Fungsinya adalah untuk menaikan tegangan yang dihasilkan dari generator listrik. Apakah fungsi trafo distribusi? Fungsi trafo distribusi adalah untuk mendistribusikan energi listrik dari pembangkit listrik pada perumahan maupun pada lokasi industri. Fungsi trafo PLN ini sangatlah banyak. Trafo ini bisa berfungsi untuk menaikkan daya, menurunkan daya dan masih banyak lagi yang lainnya. Apa itu trafo non ct? Trafo Non CT merupakan jenis trafo yang menggunakan 2 jenis kabel, yaitu positif dan negatif. Umumnya trafo jenis ini digunakan pada power supply tipe Non Simetris. Jika Anda pernah melihat amplifier jaman dulu, jenis trafo inilah yang paling banyak digunakan. Apakah trafo hanya berfungsi jika diberi input tegangan AC? Transformator digunakan untuk mengubah tegangan kumparan primer input menjadi tegangan kumparan sekunder output. Oleh karena itu, transformator hanya dapat bekerja pada arus AC. Apa perbedaan antara kumparan primer dan kumparan sekunder? Kumparan primer dihubungkan ke sumber tegangan, sedangkan kumparan sekunder dihubungkan pada hambatan atau beban. Kenapa tegangan harus di Step Up? Tujuan menaikkan tegangan listrik dari trafo step up adalah untuk menghasilkan tegangan listrik yang besarnya sesuai dengan kebutuhan peralatan. Karena fungsinya ini, maka transformator step up menjadi salah satu komponen penting dalam berbagai perangkat kelistrikan dan elektronika. Apa yang menyebabkan trafo meledak? Karena transformator mengandung minyak sebagai pendingin dan isolasi, maka hal ini bisa dianggap sebagai bahan bakar terjadinya kebakaran, sekaligus sebagai bahan yang mudah terbakar. Apa yang dimaksud dengan step step up? Step up merupakan bentuk phrase atau frase dalam bahasa inggris, arti dari step up yaitu melagkah ketas, naik, berkembang da lain sebagainya. Kata ini menggambarkan sebuah peningkatan yang terjadi. Jelaskan apa itu trafo dan cara kerjanya? Transformator atau yang lebih sering kita sebut Trafo adalah sebuah alat yang berfungsi untuk merubah besaran tegangan dan arus listrik dengan memanfaatkan induksi elektromagnetik. Referensi Pertanyaan Lainnya1Apa fungsi neuron interneuron?2Apa saja pertanyaan untuk mewawancarai guru?3Apa yang melatarbelakangi perang di Maluku?4Apa yang dimaksud dengan Kuasai Bahasa Kuasai Dunia?5Apa tempo lagu tetap merdeka?6Apa contoh homogen dan heterogen?7Apa bahasa Inggrisnya berada di dalam kelas?8Apa saja urutan teks laporan percobaan?9Jelaskan apa yang dimaksud dengan minuman segar?10Ruang lingkup pemberdayaan politik itu seperti apa? Adik-adik, materi fisika kita kali ini akan membahas tentang salah satu jenis transformator, yaitu transformator step up. Materi ini sendiri sering dipelajari oleh siswa SMP kelas 9 dan siswa SMA kelas 12. Sebagaimana yang diketahui, transformator atau trafo adalah komponen listrik yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tegangan. Untuk keperluan tersebut, maka transformator terbagi menjadi dua jenis, yaitu transformator yang digunakan untuk menaikkan tegangan dan transformator yang digunakan untuk menurunkan tegangan. Nah, transformator step up melakukan salah satu dari kedua fungsi tersebut, yakni menaikkan tegangan. Sementara itu, untuk menurunkan tegangan fungsinya dilakukan oleh transformator step down. Seperti apa sih jenis transformator penaik tegangan ini? Baiklah, berikut ini pembahasannya... Pengertian Transformator Step Up Apa itu transformator step up? Dalam dunia kelistrikan, transformator trafo step up adalah alat yang digunakan untuk menaikkan tegangan listrik bolak-balik AC sehingga tegangan yang dihasilkan lebih besar dari tegangan sumber. Tegangan sumber disebut dengan tegangan primer VP, sedangkan tegangan yang dihasilkan disebut dengan tegangan sekunder VS. Jadi, transformator step up akan menghasilkan tegangan sekunder yang lebih besar daripada tegangan primer. Secara umum, sebuah transformator terdiri atas Sebuah inti besi yang tak berujung pangkal yang terdiri dari beberapa lapis yang disekat satu sama lain. Dua buah kawat kumparan yang dililitkan pada inti besi tersebut, selanjutnya disebut lilitan primer dan lilitan sekunder. Kemampuan transformator step up untuk menaikkan tegangan didapat dari perbandingan antara jumlah lilitan primer dan lilitan sekundernya. Lilitan primer adalah lilitan yang terhubung dengan arus dan tegangan sumber tegangan primer, sedangkan lilitan sekunder adalah lilitan tempat keluarnya arus dan tegangan sekunder. Pada transformator step up, jumlah lilitan sekundernya lebih banyak daripada jumlah lilitan primernya. Transformator step up dapat dijumpai penggunaannya di jaringan-jaringan pembangkit listrik untuk menaikkan tegangan pada jalur transmisi. Untuk keperluan elektronika, transformator step up banyak dipasang pada rangkaian inverter, televisi, dan rangkaian yang memerlukan tegangan listrik tinggi lainnya. Ciri-Ciri Transformator Step Up Transformator step up bisa dikenali dari ciri-cirinya, antara lain Tegangan primer VP lebih kecil daripada tegangan sekunder VS atau VP IS. Sehingga, prinsip transformator step up adalah VP VP NP NP IP > IS atau IS < IP Cara Kerja Transformator Step Up Cara kerja transformator trafo step up mengikuti cara kerja transformator pada umumnya, yaitu berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik dalam hukum Faraday. Induksi elektromagnetik menghasilkan tegangan atau beda potensial yang disebut gaya gerak listrik induksi. Jadi, ketika lilitan primer dihubungkan dengan tegangan input berupa arus bolak-balik, arus yang mengalir pada lilitan primer akan menginduksi inti besi transformator. Selanjutnya, di dalam inti besi akan mengalir flux magnet dan flux magnet ini akan menginduksi lilitan sekunder sehingga pada ujung lilitan sekunder akan terdapat tegangan GGL induksi sesuai dengan hukum Faraday. Oleh karena ggl induksi berbanding lurus dengan jumlah lilitan, maka ggl induksi pada bagian sekunder lebih besar daripada ggl induksi pada bagian primer. Itulah sebabnya mengapa sehingga transformator step up bisa menghasilkan tegangan sekunder yang lebih besar daripada tegangan primer. Rumus Transformator Step Up Rumus transformator step up mengikuti rumus umum yang berlaku pada sebuah transformator, yaitu 1. Rumus Hubungan Tegangan dan Lilitan Hubungan antara tegangan dan jumlah lilitan transformator dirumuskan dengan persamaan matematis VP/VS = NP/NS 2. Rumus Hubungan Lilitan dan Kuat Arus Hubungan antara jumlah lilitan dan kuat arus listrik transformator dirumuskan dengan persamaan matematis 3. Rumus Hubungan Kuat Arus dan Tegangan Hubungan antara kuat arus listrik dan tegangan beda potensial transformator dirumuskan dengan persamaan matematis Keterangan VP = tegangan primer atau tegangan masukan volt VS = tegangan sekunder atau tegangan keluaran volt IP = arus primer A IS = arus sekunder A NP = jumlah lilitan sekunder NS = jumlah lilitan primer 4. Rumus Efisiensi Transformator Step Up η Efisiensi transformator step up dirumuskan dengan persamaan matematis η = VS . IS/VP . IP . 100% atau η = NS . IS/NP . IP . 100% Keterangan η = efisiensi transformator % Fungsi Transformator Step Up Secara umum, transformator step up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik sehingga lebih besar dari tegangan sumber. Tujuan menaikkan tegangan listrik dari trafo step up adalah untuk menghasilkan tegangan listrik yang besarnya sesuai dengan kebutuhan peralatan. Karena fungsinya ini, maka transformator step up menjadi salah satu komponen penting dalam berbagai perangkat kelistrikan dan elektronika. Berikut ini beberapa di antaranya 1. Fungsi Transformator Step Up pada Pembangkit Listrik Sebelum dikirim, tegangan listrik yang dihasilkan generator pembangkit listrik perlu dinaikkan menggunakan transformator step up. Tujuannya adalah untuk menekan perubahan jumlah energi listrik yang berubah menjadi energi kalor selama proses pengiriman. 2. Fungsi Transformator Step Up pada Rangkaian Inverter Transformator step up juga berfungsi untuk menaikkan tegangan pada rangkaian inverter push-pull. Dengan transformator step up, inverter bisa menghasilkan tegangan listrik sesuai dengan besaran yang dibutuhkan. 3. Fungsi Transformator Step Up pada Televisi Televisi membutuhkan tegangan tinggi agar dapat menghasilkan gambar, khususnya pada televisi jenis tabung. Pada televisi tabung, gambar dihasilkan oleh sinar katode yang memerlukan tegangan tinggi agar bisa terpancar. Karena itulah, tegangan sumber perlu dinaikkan dengan transformator step up. Contoh Soal Transformator Step Up Berikut ini adalah beberapa contoh soal tentang transformator step up lengkap dengan pembahasannya Contoh Soal 1 Sebuah transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder dengan jumlah lilitan masing-masing 400 dan Transformator tersebut dihubungkan dengan jaringan bertegangan arus bolak-balik 220 V. Tegangan keluarannya sebesar... Jawaban Diketahui NP = 400 NS = VP = 220 Volt Ditanyakan VS =...? Penyelesaian VP/VS = NP/NS 220/VS = 400/ VS = 220 . = V. Jadi, tegangan keluarannya sebesar volt. Contoh Soal 2 Sebuah transformator dengan tegangan primer 110 volt dan tegangan sekunder 220 volt mempunyai efisiensi 80%. Jika arus pada kumparan primer 5 A, maka arus sekundernya adalah... Jawaban Diketahui VP = 110 volt VS = 220 volt η = 80% IP = 5 A Ditanyakan IS ..? Penyelesaian η = VS . IS/VP . IP . 100% 80% = 220 . IS/110 . 5 . 100% 80%/100% = 220 . IS/550 0,8 = 220 . IS/550 IS = 0,8 . 550/220 = 2 A Jadi, arus sekundernya adalah 2 A. Kesimpulan Jadi, transformator step up step up transformer adalah trafo yang berfungsi untuk menaikkan tegangan sehingga lebih besar dari tegangan sumber. Gimana adik-adik, udah paham kan materi transformator step up di atas? Jangan lupa lagi yah. Sekian dulu pembahasan kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat. Jenis Dan Fungsi Trafo Step Up Step Down. Kali ini kita akan bahas tentang auto trafo, isolasi, ciri-ciri step up transformer maupun step down dan cara of Contents Show Ciri-ciri Trafo Step Up Dan Trafo Step DownFungsi Trafo Step Up Dan Step DownPrinsip Kerja Transformator Step UpCara Kerja Trafo Step UpFungsi Transformator Step UpFungsi Trafo Step Up Pada Transmisi ListrikVideo yang berhubungan Secara umum, kedua trafo tersebut dapat dibedakan menjadi jenis trafo auto dan trafo isolasi. Kedua jenis trafo ini memiliki konstruksi yang berbeda dalam menaikan tegangan maupun menurunkan tegangan. Trafo Step Up Dan Step Down Jenis Auto Jenis trafo ini memiliki 1 gulungan yang terhubung antara input dan output. Konstruksi demikian memiliki kelebihan dari segi penggunaan material kawat. Dengan daya yang sama, trafo ini mampu diproduksi dengan harga yang lebih murah. Trafo Step Up Dan Step Down Jenis Isolasi Jenis ini memiliki 2 buah spool atau kumparan yang saling menimpa atau bertumpuk. Jika dilakukan pengukuran, maka kedua kumparan tersebut secara fisik tidak berhubungan, sehingga disebut dengan isolasi atau terisolasi satu sama lain. Jenis ini memiliki konstruksi yang lebih aman karena dapat diputuskan arusnya di bagian output hanya dengan cara memutus salah satu terminal sumber listrik. Ciri-ciri Trafo Step Up Dan Trafo Step Down Ciri-ciri sebuah transformator step up atau down dapat diketahui dari label voltase. Baik jenis auto atau jenis isolasi dapat diketahui dengan mudah melalui tulisan spesifikasi di label. Jika sebuah trafo memiliki input 380v ke 220v, atau 220v ke 110, atau voltase input lebih tinggi dari voltase output, maka jenis ini dapat disebut dengan trafo step down. Sebaliknya jika sebuah trafo memiliki voltase kecil ke besar, maka dapat dipastikan trafo tersebut merupakan trafo step up. Fungsi Trafo Step Up Dan Step Down Tujuan pembuatan trafo jenis step up maupun step down pada dasarnya adalah untuk menemukan voltase yang sesuai dengan voltase dari sebuah peralatan. Sedangkan pemilihan jenis konstruksinya tertuju pada harga dan fitur keamanan yang akan dipasang pada panel atau rangkaian. Pada umunya masyarakat menganggap kedua jenis trafo stepup dan down dapat bekerja dalam 2 arah. Padahal sejak awal rancangan, trafo tersebut telah dirancang untuk bekerja satu arah dengan pertimbangan efisiensi. Trafo yang baik selalu dirancang dengan kapasitas input lebih besar dari output. Jika dibalik, maka akan terjadi kondisi dimana output akan lebih besar dari input. Hal ini menyebabkan trafo tersebut sulit untuk bertahan dalam waktu yang lama. Sumber Transformator Step Up merupakan trafo yang memiliki fungsi untuk menaikkan tegangan dari tegangan primer menjadi tegangan sekunder. Walau tegangan dinaikan akan tetapi frekuensi dan daya listrik akan tetap step up merupakan salah satu jenis dari trafo yang sering digunakan selain dari trafo step down yang mempunyai fungsi kebalikan dari step up yaitu untuk menurunkan menurut Bahasa, step up memiliki arti menaikkan atau meperbesar sehingga dari namanya kita sudah tahu fungsi trafo step up sederhana agar lebih jelas tentang bedanya trafo step up dan step down dapat dilihat dari gambar yang ada dibawah ini, perhatikan juga level dari lilitannya yaitu untuk mengetahui tegangan dari lilitan primer dan Kerja Transformator Step UpPrinsip dasar kerja transformator adalah Hukum Faraday tentang Induksi Elektromagnetik atau induksi timbal balik antara dua kumparan. Cara kerja trafo akan dijelaskan di bawah ini. Trafo terdiri dari dua lilitan terpisah yang ditempatkan di atas inti baja silikon yang dihubungkan dengan suplai AC disebut lilitan primer dan yang bebannya dihubungkan disebut lilitan sekunder seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Ia bekerja pada arus bolak – balik hanya karena fluks bolak-balik diperlukan untuk induksi timbal balik antara dua fisik, tidak ada sambungan listrik antara kedua lilitan tersebut, tetapi keduanya terhubung secara magnetis. Oleh karena itu, daya listrik ditransfer dari rangkaian primer ke rangkaian sekunder melalui induktansi timbal yang diinduksi pada lilitan primer dan sekunder bergantung pada laju perubahan hubungan fluks yaitu N dϕ / dt.dϕ / dt adalah perubahan fluks dan sama untuk lilitan primer dan sekunder. Ggl yang diinduksi E 1 pada lilitan primer sebanding dengan jumlah lilitan N 1 dari lilitan primer E 1 ∞ N 1 . Ggl yang diinduksi serupa pada lilitan sekunder sebanding dengan jumlah lilitan pada sisi sekunder. E 2 ∞ N 2 .Cara Kerja Trafo Step UpCara kerja dari trafo step up sama halnya dengan step down, nah untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut iniSumber yang akan dihasilkan pada lilitan sekunder tergantung pada besaran arus dan tegangan lilitan primer dan tentunya jumlah lilitan primer dan sekunder, terdapat rumus dalam menghitung sebuah tegangan trafo yang dapat anda lihat sebagai berikut iniDimana Vp = Tegangan bagian primer dalam satuanVoltVs = Tegangan bagian sekunder dalam satuan VoltNp = Jumlah lilitan primerNs = Jumlah lilitan sekunderIp = Besaran arus bagian primer/ input dalam AmpereIs = Besaran arus bagian sekunder/ output dalam AmpereDengan mengetahui rumus tersebut maka cara kerja dari trafo step up yaitu dengan memperbesar rasio lilitan primer dan sekunder, maka bisa didapatkan bahwa lilitan sekunder harus lebih banyak daripada lilitan primernya sehingga berbentuk seperti gambar dibawah iniSumber dengan tegangan keluaran sekunder lebih besar dari tegangan masukan primer disebut transformator step-up. Trafo step-up menurunkan arus keluaran untuk menjaga daya masukan dan keluaran sistem tetap sebagai trafo step-up yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. E 1 dan E 2 adalah tegangan, dan T 1 dan T 2 adalah jumlah lilitan pada lilitan primer dan sekunder Jumlah lilitan pada trafo sekunder lebih besar dari pada primer yaitu T 2 > T 1. Dengan demikian rasio putar tegangan pada trafo step up adalah 1 2. Gulungan primer transformator step-up terdiri dari kawat tembaga berinsulasi tebal karena arus dengan magnitudo rendah mengalir Transformator Step UpPada dasarnya fungsi dari transformator yaitu mengubah level tegangan dari level tertentu ke level yang sudah ditentukan atau diinginkan, Transformator Step Up digunakan untuk mengubah level tegangan menjadi lebih Trafo Step Up Pada Transmisi ListrikDi dunia kelistrikan transformator step up memiliki fungsi untuk distribusi dan transmisi listrik PLN ke berbagai lokasi yang jauh. Menurut teori, dalam mengalirkan listrik yang besar dalam Megawatt Jutaan Watt sangat diperlukan sebuah penghantar yaitu sebuah kabel tembaga yang memiliki ukuran besar ukuran kabel maka semakin besar juga biaya yang akan dikeluarkan untuk menghantarkan listrik tersebutMaka dari itulah digunakanlah jenis arus AC bolak balik karena dengan penggunaan trafo maka distribusi arus listrik akan menjadi lebih efektif, semakin kecl arus listriknya maka akan semakin kecil juga kabel tembaga yang diperlukan, akan tetapi memiliki resiko tegangannya harus dinaikkan. Hal ini sama dengan rumus daya listrik yaitu sebagai berikut P = V x I Dimana P merupakan daya satuan dalam watt, V merupakan tegangan satuan dalam volt sedangkan I merupakan arus listrik satuan dalam Ampere.Daya listrik merupakan suatu energy yang bersifat kekal, dengan mengesampingkan nilai kehilangan daya maka listrik merupakan energy yang masuk pada coil primer dan akan sama dengan energi yang dikeluarkan dari coil sobat belum memahami keterkaitan rumus diatas dengan fungsi trafo step up maka mari lakukan sedikit perhitungan matematikaJika anda belum terlalu paham tentang rumus trafo step up maka akan kami berikan contoh perhitungannyaContohnya perusahaan A memiliki daya listrik sebesar 10000 Watt yang akan dialirkan ke penghantar listrik gedung, agar lebih mudahnya dalam bentuk rumus misalnya kita memasukan tegangan 200 volt, maka nilai arus listrik yang akan dihantarkan sesuai dengan rumus daya listrik yaitu1000 Watt = 200 Volt . X Maka nilai X adalah 1000 dibagi dengan 200 yaitu 50, sehingga arus listrik memiliki nilai 5 AmpereDalam mentransmisikan arus besar hingga 50 Ampere pastinya diperlukan kabel tembaga besar bukan ? Maka sebuah solusi yang akan efektif yaitu dengan menurunkan arus listriknya misalnya anda ingin menyesuaikannya agar ukuran kabel tembaga dapat dialirkan dengan kapasitas arus 5 Ampere, maka jika dimasukkan ke rumus akan menjadi10000 Watt = X . 5 Yang mana angka 5 mewakilkan nilai ampere yang diingkan, untuk mendapatkan nilai X yang merupakan tegangan maka nilai X adalah 10000 dibagi dengan 5 sehingga nilai X adalah 2000 VoltDapat dilihat dari perbedaan perhitungan tersebut, bahwasanya listrik dapat didistribusikan dengan daya yang besar akan tetapi menggunakan arus yang keci dengan resiko yaitu menaikkan tegangan menjadi lebih kenapa sangat diperlukan SUTET Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi yang digunakan untuk transmisi daya listrik dari PLN untuk jarak yang jauh sehingga tegangannya dapat mencapai ratusan dari trafo step up bukan hanya digunakan untuk listrik jarak jauh saja, akan tetapi juga dapat digunakan untuk peralatan yang kita gunakan setiap harinya contohnya untuk menaikan tegangan pada Microwave dan menaikan tegangan pada UPS.